Kapolres Sampaikan Kuliah Umum Di STIKES Muhammadiyah Klaten

Detail
Kategori: Uncategorised
Diterbitkan pada Senin, 18 Maret 2019 02:27
Ditulis oleh wiki
Dilihat: 726

sieradMU.com Klaten Tengah – Ratusan mahasiswa Sekolah TinggiIlmu Kesehatan (STIKES) Muhammadiyah Klaten mengikuti kuliah umum dengan tema Milenial Anti Hoax dengan nara sumber Kapolres Klaten, AKBP Aries andhi. Dalam kesempatan tersebut Kapolres berharap peran mahasiswa bisa menjadi Cooling system guna meminimaliair terjadinya konflik sosial.

Wakil Ketua III STIKES Muhammadiah Klaten, Suyami mengatakan, kuliah umum ini diikuti sekitar 350 mahasiswa di STIKES Muhammadiyah Klaten, menurutnya generasi melenial adalah generasi penerus bangsa, untuk itu harus cerdas dalam menangkal berita hoax.

 

“Sangat kita sayangkan jika ada generasi melenial tidak cerdas dalam menerima berita Hoax, Dengan menolak Hoax, tentu kita jadi generasi melenial yang semangat, cerdas demi kemajuan bangsa”,katanya, jum’at (15/3/2019).

Mengawali ceramahnya, Kapolres Klaten, AKBP Aries Andi menmyampaikan mahasiswa generasi milenial penerus bangsa yang harus mencintai bangsanya dengan berkomitmen menjuaga keutuhan negara kesatuan republic Indonesia (NKRI).

“ Memang didalam negara ini ada beberapa ancaman baik dari Eksternal maupun Internal, tugas Polri menjaga kamtibmas, melindungi, mengayomi dan melakukan pelayanan dengan masyarakat, untuk menjaga keamanan didalam negeri. Bersama Polri , mari kita bermasayarakat dan ikut mengawasi likungan sekitar, untuk menjaga keamanan”,kata kapolres.

Kapolres menyebut mahasiswa harus menjadi bagian dari masyarakat, diharapkan keberadaan mahasiswa menjadi Cooling system guna meminimaliair terjadinya konflik sosial.

“Kami harapkan mahasiswa bisa menjadi mitra Polri, untuk agent of change dalam menciptakan situasi kondisif dalam membangun dan memajukan bangsa, Mahassiswa harus berada di garda depan dalam emmerangi berita hoax, karena pelaku penyebar berita palsu dapat di tindak sesuai dengan Undang Undang yg berlaku, dan skrg Polres Klaten sedang menangani kasus seseorang yg di duga pelaku penyebar berita Hoax”pungkasnya.(eka)